DYSMENORRHEA PAIN MANAGEMENT BEHAVIOR IN ADOLESCENTS IN SMP PGRI 5 DENPASAR

PERILAKU PENANGANAN NYERI DISMENORE PADA REMAJA DI SMP PGRI 5 DENPASAR

  • Lili Fredelika STIKes Wira Medika Bali
  • Ni Putu Wiwik Oktaviani STIKes Wira Medika Bali
  • Ni Wayan Suniyadewi STIKes Wira Medika Bali
Keywords: Key Words : Behavior, adolescent and dysmenorrhea.

Abstract

Problems that arise during menstruation such as dysmenorrhea are problems that are often experienced by 30-50% of young women in each country. The high incidence of dysmenorrhea is not matched by good behavior, where documentation is still rarely found by adolesence in School Health Unit. Proper knowledge, attitudes and actions are needed to create good behavior. The aim of this study is to determine the handling of dysmenorrhea pain in adolescents at SMP PGRI 5 Denpasar. The method used is descriptive quantitative with cross sectional approach. Data collection techniques using a questionnaire, while the sampling technique using probability sampling with stratified random sampling technique, the number of samples as many as 154 students of class IX. The results showed 116 students (75.3%) had good knowledge, 110 students (71.4%) had  good  attitudes,  139  students  (90.3%)  had  less  dysmenorrhea  treatment measures. So it was concluded that the behavior of pain handling dysmenorrhea in  adolescents in  SMP  PGRI  5  Denpasar included  in  the  sufficient  category (91.5%). It is hoped that this study can improve the behavior of pain handling dysmenorrhea in adolescents. The better the level of knowledge, attitudes and actions shown by adolescents, the better the behavior of dysmenorrhea pain management in adolescents.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andhini, N. A., & Farsida. (2016). Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri tentang Kesehatan Reproduksi dengan Kejadian Dismenore di SMAN 4 Depok. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 12(1), 108–115.

Azam, A. M., Sumardiyono, & Murti, B. (2016). Hubungan Tingkat Pengetahuan, Sikap Terhadap Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Pada SMPN 1 Surakarta dan SMPN 6 Surakarta. Nexus Kedokteran Komunitas, 5(2), 68–77.

Azwar, S. (2010). Sikap Manusia, Teori dan Pengukurannya. Pustaka Pelajar.

Fitrianingrum, L. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap dan Perilaku tentang Penanganan Dismenore Siswi Kelas X di MAN 3 Banyumas. Stikes Muhammadiyah Gombong.

Husna, F. H., Mindarsih, E., & Melania. (2018). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Tentang Penanganan Disminorea Kelas X Di SMKN 1 Depok Sleman Yogyakarta. Medika Respati: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(2), 25–36.

Indrawati, A. A. D. (2018). Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Perilaku Remaja Putri Dalam Menangani Masalah Kesehatan Reproduksi (Dismenore) Di SMP Blahbatuh Gianyar.

Irianto, K. (2015). Kesehatan Reproduksi. Alfabeta.

Jense, B. L. (2012). Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Buku Kedokteran EGC.

Kaseorg, M., & Raudsaar, M. (2013). Students’ Attitudes Toward Entrepreneurship. International Journal of Business and Management Studies, January.

Kemendikbud. (2019). Data Pokok Pendidikan Dasar dan Menengah. https://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/sekolah/BC3C9B96508850F01969

Kemenkes RI. (2015). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2014.

Kusmiran, E. (2011). Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Salemba Medika.

Laila, N. N. (2011). Buku Pintar Menstruasi. Buku Biru.

Lestari, H., Metusala, J., & Suryanto, D. Y. (2010). Gambaran Dismenorea pada Remaja Putri Sekolah Menengah Pertama di Manado. Sari Pediatri, 12(2), 99–102.

Notoadmodjo. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmojo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Novasari, D. H., Nugroho, D., & Winarni, S. (2016). Media Informasi Dengan Praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri ( Sadari ) Pada Santriwati Pondok Pesantren Al Ishlah Tembalang Semarang. JKM: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(4).

Novia, S. (2017). Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Disminorea Di Kelas X Tata Kecantikan Kulit SMK 6 Yogyakarta. Politeknik Kesehatan Yogyakarta.

Prawirohardjo, S. (2009). Ilmu Kandungan. Yayanan Bina Pustaka.

Sabaruddin, Fauziah, H., Arifah, S., & Fitriahadi, E. (2017). Hubungan Pengetahuan Tentang Dysmenorhea dengan Perilaku Penanganan Dysmenorhea di Pesantren As-Syalafiah Mlangi Yogyakarta.

Salamah, U. (2019). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri terhadap Perilaku Penanganan Dismenore. Jurnal Ilmu Kebidanan Indonesia, 9(3), 123–127.

Sandra, G. B. (2015). Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Mengenai Penanganan Dismenorea Di Kelurahan Kedungwinong. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Setyawati, S., Suparmini, S., & Widyastuti, M. (2016). Fenomena Kesehatan Reproduksi pada Remaja Putri di SMA Kota Yogyakarta. Geomedia: Majalah Ilmiah Dan Informasi Kegeografian, 14(1), 23–31.

Sitorus, Y. S. B., Sanusi, S. R., & Fitria, M. (2015). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Sikap Remaja Putri tentang Dismenorea dan Tindakan dalam Penanganan Dismenorea di SMP Swasta Kualuh Kabupaten Labuhan Batu Utara. Universitas Sumatera Utara.

Soetjiningsih. (2015). Tumbuh Kembang Anak (2nd ed.). EGC.

Susiloningtyas, L. (2018). Hubungan Pengetahuan Remaja Putri tentang Dismenore dengan Sikap Penanganan Dismenore. EMBRIO, 10(1), 45–52.

Utami, V. W., & Prastika, M. (2015). Hubungan Pengetahuan Tentang Dismenore dengan Perilaku Pencegahannya pada Remaja Putri Kelas X dan Xi di SMA Gajah Mada Bandar Lampung. Jurnal Kebidanan Mahalayati, 1(1), 5–8.

Wawan, A., & Dewi. (2010). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Nuha Medika.

WHO. (2014). Infodatin Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja.

Zurhayati, Ashar, T., & Tarigan, L. (2018). Faktor Predisposing , Enabling, Reinforcing Terhadap Kualitas Pengendalian Nyeri Pada Remaja Mengalami Dismenorea. Jurnal Endurance, 3(2), 284–291.

Published
2020-07-28
How to Cite
Fredelika, L., Oktaviani, N. P. W., & Suniyadewi, N. W. (2020). DYSMENORRHEA PAIN MANAGEMENT BEHAVIOR IN ADOLESCENTS IN SMP PGRI 5 DENPASAR. Bali Medika Jurnal, 7(1), 105-115. https://doi.org/10.36376/bmj.v7i1.105