PERBEDAAN KADAR KALSIUM DARAH PADA ATLET PANJAT TEBING DAN BUKAN ATLET DI KOTA DENPASAR

DIFFERENCE IN BLOOD CALCIUM LEVELS IN ATHLETES ROCK CLIMBING AND NOT ATHLETES IN DENPASAR CITY

  • Kadek Agus Widya Adi Putra STIKes Wira Medika PPNI Bali
  • I Nyoman Wande STIKes Wira Medika PPNI Bali
  • Putu Ayu Parwati STIKes Wira Medika PPNI Bali

Abstract

ABSTRAK

Pendahuluan Cabang olahraga yang ditekuni atlet menentukan tingkat aktivitas fisiknya. Kebutuhan kalsium meningkat terutama pada individu yang melakukan aktivitas fisik (olahraga) yang cukup dan jenis olahraga yang dapat meningkatkan densitas tulang. Jenis olahraga yang dapat mempengaruhi kadar kalsium darah adalah olahraga yang membuat tubuh bekerja melawan gravitasi contohnya seperti olahraga panjat tebing. Tujuan Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui  perbedaan kadar kalsium darah pada atlet panjat tebing dan bukan atlet di Kota Denpasar. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 15 orang atlet panjat tebing dan 15 orang mahasiswa STIKes Wira Medika Bali serta lingkungan sekitarnya. Hasil Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pada responden atlet panjat tebing memiliki kadar kalsium darah normal sebanyak 15 orang (100%) sedangkan pada responden bukan atlet memiliki kadar kalsium darah normal sebanyak 14 orang ( 93.3%) dan kadar kalsium darah rendah sebanyak 1 orang (6.7%). Diskusi Hal tersebut dikaitkan dengan aktivitas fisik yang terstruktur dilakukan responden atlet panjat tebing dibandingkan dengan responden bukan atlet yang jarang melakukan aktifitas fisik. Simpulan Berdasarkan hasil uji Independent Sampel T-Test diperoleh p value sebesar 0.000 dimana p < 0.005 yang berarti H0 ditolakdan Ha diterima yaitu ada perbedaan kadar kalsium darah pada atlet panjat tebing dan bukan atlet di Kota Denpasar. Saran untuk responden bukan atlet memperhatikan pola makan dan aktifitas fisik untuk mencegah osteoporosis di masa tua. 

Kata kunci : Kadar Kalsium Darah, Atlet panjat tebing, Bukan atlet.

           

ABSTRACT

Introduction Athletic sports branches determine the level of physical activity. The need for calcium is increased especially in individuals who have sufficient physical activity (sports) and sports that can increase bone density. The type of exercise that can affect blood calcium levels is a sport that makes the body work against gravity such as rock climbing exercise. Purpose The purpose of this study is to determine the difference of blood calcium levels in athletes rock climbing and not athletes in Denpasar City. Method This research use cross sectional approach. The sample used as many as 15 people climbing athletes and 15 students STIKes Wira Medika Bali and the surrounding environment. Result The results of this study showed that athletes climbing rock climbs have normal blood calcium levels of 15 people (100%) whereas in non-athlete respondents have normal blood calcium levels as many as 14 people (93.3%) and low blood calcium levels of 1 person (6.7 %). Discuss It is associated with the physical activity of the athletes who are structured rock climbing compared with non-athletes who rarely do physical activity. Conclusion Based on the results of the Independent Samples T-Test obtained p value of 0.000 where p <0.005 which means H0 rejected and Ha accepted that there is a difference in blood calcium levels in athletes rock climbing and not athletes in Denpasar City. Suggestions for non-athlete responders pay attention to diet and physical activity to prevent osteoporosis in old age.


Keywords: Blood Calcium Level, Climbing Athlete, Not athlete.

Author Biography

Putu Ayu Parwati, STIKes Wira Medika PPNI Bali

Analis Kesehatan

Published
2018-12-30
How to Cite
Putra, K. A. W. A., Wande, I. N., & Parwati, P. A. (2018). PERBEDAAN KADAR KALSIUM DARAH PADA ATLET PANJAT TEBING DAN BUKAN ATLET DI KOTA DENPASAR. Bali Medika Jurnal, 5(2), 113-117. Retrieved from https://balimedikajurnal.com/index.php/bmj/article/view/40