DESCRIPTION OF CHILDREN KNOWLEDGE LEVEL OF DENTAL CARIES IN PUSKESMAS (HEALTH CENTER) OF BEBANDEM VILLAGE.

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN ANAK TENTANG KARIES GIGI DI DESA BEBANDEM WILAYAH KERJA PUSKESMAS BEBANDEM

  • Ni Putu Suartini STIKes Wira Medika Bali
  • I Nyoman Asdiwinata STIKes Wira Medika Bali
  • Ika Setya Purwanti STIKes Wira Medika Bali
Keywords: Level of Knowledge, Child, Dental Caries

Abstract

Everyone can experience dental caries, generally school-age children throughout the world estimated 90% had experienced caries. Bebandem Health Center, 2018 the incidence of dental caries in elementary school students in Bebandem is quite high, namely 587 students experienced dental caries. The purpose of this study is to know description of children level of knowledge about dental caries. This stuy used 287 respondent. The results of the validity and reliability test are the value of crombach’s alpha > constant value (0,958>0,7) In this research obtained characteristics of children knowledge of dental caries in large part respondents were in female sex as many as 152 children (53.0%) and many men 135 children (47,0%), based on age shows the majority of respondents were at the age of 9 years 80 children (27.9%) and 11 years as many as 80 children (27.9, based on class shows the majority of respondents are in class V as many as 78 children (27.2%), and based on dental caries shows the majority of respondents did not experience caries cavities as many as 183 children (63.8%). The level of children knowledge about caries the teeth of most respondents had a sufficient level of knowledge of 181 children (63.7%). The prevalence of dental caries in children is mostly the type 57 female children (19.9%) experienced dental caries, the highest number who experienced dental caries at the age of 9 as many as 40 children (13.9%). The results of this safekeeping can add insight to children about dental caries and know more about dental caries or cavities.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmad, H. (2015). Karies dan Perawatan Pulpas pada Gigi Anak . Jakarta: Sagung Seto.

Alini. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Karies Gigi pada Murid SDN.005 Kepenuhan Wilayah Kerja Puskesmas Kepenuhan. Jurnal Basicedu,Volume 2. Nomor 1.

Alow, M. &. (2017). Analisis Program Pencegahan Karies Gigi pada Siswa Kelas V di Wilayah Kerja Puskesmas Pangolombian Kecamatan Tomohon Selatan KotaTomohon. http://www.ejournalhealth.com/index.php/ikmas/article/view/544/532. Diakses (01 Januari 2019)

Alpers, A. (2006). Buku Ajar Pediatri Rudolph (20 ed., Vol. 2). Jakarta: EGC.

Brunner, &. S. (2002). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. jakarta: EGC.

DepKes, R. (2007). Pedoman Upaya Kesehatan Gigi Masyarakat. Jakarta: Direktorat Jendral Pelayanan Medik.

Diajeng, A. (2016). Gambaran Beberapa faktor Kejadian Karies Gigi pada Siswa Tunagrahita di SLB C, Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Volume 4. Nomor 4.

Fatimah, H. (2016). Tingkat Pengetahuan Tentang Pemeliharaan Kesehatan Gigi pada Siswa Kelas IV dam V do SD Negeri Widoro Kecamatan Danurejan Yogyakarta.http://journal.student.uny.ac.id/ojs/index.php/pgsd-penjaskes/article/view/2244/1923. Diakses (01 Januari 2019)

Guyton, A. (2008). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta: EGC.

Herdman, T. (2015). NANDA International Inc. diagnosa keperawatan : definisi & klasifikasi 2015-2017. Jakarta: EGC.

Hidayat, A. (2014). Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta: Salemba Medika.

Ircham Mc, S. (1993). Penyakit Gigi dan Mulut, Pencegahan dan Perawatannya. Yogyakarta: Liberty.

Kemenkes RI. (2014). Situasi Kesehatan Gigi dan Mulut. Jakarta.

Lossu, F. M. (2015). Hubungan Pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan indeks gingiva siswa SD Katolik 03 Frater Don Bosco Manadoo. Jurnal e-Gigi, Volume 3. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/egigi/article/view/10489. Diakses (01 Januari 2019).

Muttaqin, A. (2010). Gangguan Gastrointestinal. Banjarmasin.

Netty E. (2004). Pedoman Penyelenggaraan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Notoatmodjo. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

. (2010). Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Salemba Medika.

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rhineka Cipta.

, S. (2010). Kesehatan Masyarakat : Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta.

Novitasari, D. (2014). Gambaran Sikap Orang Tua dalam mencegah Caries Gigi pada Anak Usia 6-7 Tahun RA. AL Khodijah Desa Brudu Keacamatan Sumobito Kabupaten Jombang. https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwiep4S4x5fgAhVBOSsKHXmzA68QFjAAegQIChAC&url=https%3A%2F%2Fjournal.stikespemkabjombang.ac.id%2Findex.php%2Fjikeb%2Farticle%2Fdownload%2F86%2F85%2F&usg=AOvVaw3286SUmSbfJpvrk0887BQB. Diakses (01 Januari 2019).

Nurafifah, D. (2013). Hubungan Perilaku Pencegahan Karies Gigi Dan Kejadian Karies Gigi Pada Anak Di Dusun Sumberpanggang Desa Lopang Kecamatan Kembangbahukabupaten Lamongan.

https://stikesmuhla.ac.id/wp-content/uploads//51-57-Dian.pdf.

Diakses (01 Januari2019).

Nurfauzia. (2017). Gambaran Karakteristik pada Anak Usia Prasekolah(3-4) tahun dengan Karies Gigi di Ciputat Timur. https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwjtiIevzJfgAhUMpI8KHRu3DNMQFjAAegQIBxAC&url=http%3A%2F%2Frepository.uinjkt.ac.id%2Fdspace%2Fbitstream%2F123456789%2F36151%2F1%2FNurfauzia-FKIK.pdf&usg=AOvVaw2-fjv9mIsyuV-ygsQ8UELx. Diakses (01 Januari 2019).

Nurjannah. (2016). Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Kesehatan Gigi dan Mulut terhadap Status Kebersihan Mulut Pelajar SMP/MTs Pondok Pesantren Putri Ummul Mukmini. Skripsi

Nursalam. (2008). Konsep dan Penerapan Metodelogi Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

. (2013). Metode Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

. (2013). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis (3 ed.). Jakarta: Salemba Medika.

Potter & Perry. (2005). Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, dan Praktik (4 ed., Vol. 2). Jakarta: EGC.

Praitno, S. (2013). Tingkat Pengetahuan tentang Perawatan Gigi Siswa Kelas IV dan V SD Negeri Plempukan Kembaran, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen. Skripsi.

Prasada, B. D. (2014). Gambaran Perilaku Menggosok Gigi pada Siswa SD Kelas Satu dengan Karies Gigi di Wilayah Kerja Puskesmas Rendang Karangasem Bali Oktober 2014. Directory of Open Access Journalis. https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_penelitian_dir/f29a123f8430105e5b187960c6a855a1.pdf. Diakses (01 Januari 2019)

Puspita, S. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan Sikap dan Perilaku Kesehatan Gigi dan Mulut terhadap Kejadian Karies Gigi Pada Siswa di Tabanan. Skripsi. https://sinta.unud.ac.id/uploads/dokumen_dir/f2b48b1a01478ef27178e095f896c4b6.pdf. Diakses (01 Januari 2019)

Putri, M. (2015). Ilmu Pencegahan Penyakit Jaringan Keras dan Jaringan Pendukung Gigi. Jakarta: EGC.

Ramadhan, A. (2016). Hubungan Tingkat Pengetuan Kesehatan Gigi dan Mulut Terhadsp Angka Kejadian Karies Gigi di SMPN 1 Marabahan. Jurnal Kedokteran Gigi, Volume 1. https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/dentino/article/view/567/481. Diakses (31 Januari 2019)

Ramayanti & Purnakarya. (2013). Peran Makanan Terhadap Kejadian Karies Gigi. Jurnal Kesehatan Masyarakat,Volume 7.

Reca. (2017). Hubungan jenis makanan jajanan dengan status karies pada murid SDN Lampeuneurut Aceh Besar. Jurnal Averrous. Volume 4. http://ojs.unimal.ac.id/index.php/averrous/article/view/1036. Diakses (01 Januari 2019).

Rhamadhan. (2010). Serba-serbi Kesehatan Gigi dan Mulut. Jakarta: Bukune.

Rosdahl, C. (2012). Buku Ajar Keperawatan Dasar. Jakarta: EGC.

Santrok, J. (2007). Perkembangan Anak (11 ed., Vol. 1). Jakarta: Erlangga.

Sari, S. (2014). Hubungan Menggosok Gigi dengan Karies Gigi pada Anak Usia Sekolah Kelas 4-6 di SDN Ciputat 6 Tanggerang Selatan Provinsi Banten. skripsi. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/25644/1/SITI%20ALIMAH%20SARI%20-%20fkik.pdf. Diakses (01 Januari 2019).

Scanlon, V. (2007). Buku Ajar Anatomi dan Fisiologi. Jakarta: EGC.

Setiadi. (2013). Konsep dan Penulisan Riset Keperawatan. Jakarta: Graha Ilmu.

. (2013). Konsep dan Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Setyaningsih, R. (2018). Hubungan Mengkonsumsi makanan kariogenik dan Pola Menyikat Gigi dengan Kejadian Karies Gigi pada Anak Usia Sekolah.

Simamora, H. (2009). Buku Ajar Pendidikan Dalam Keperawatan. Jakarta: EGC.

Sloane, E. (2012). Anatomi dan Fisiologi untuk Pemula. Jakarta: EGC.

Sodikin. (2011). Asuhan Keperawatan Aanak Gangguan Sistem Gastrointestinal dan Hepatbilier. Jakarta: Salemba Medika.

Stockslager, J. L. (2008). buku saku asuhan keperawatan geriatrik. jakarta: EGC.

Sugiyono, P. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

, P. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suparno, P. (2001). Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Yogyakarta: Kanisus.

Wariah, R. (2015). Gambaran Status Karies Gigi Aank Sekolah Kota Malang. Jurnal Preventia.

Yogiantoro, M. (2006). Hipertensi Esensial dalam Buku Ajar Ilmu Pemyakit Dalam Jilid I (IV ed.). Jakarta: FKUI.

Published
2019-07-01
How to Cite
Suartini, N. P., Asdiwinata, I. N., & Purwanti, I. S. (2019). DESCRIPTION OF CHILDREN KNOWLEDGE LEVEL OF DENTAL CARIES IN PUSKESMAS (HEALTH CENTER) OF BEBANDEM VILLAGE. Bali Medika Jurnal, 6(1), 95-106. https://doi.org/10.36376/bmj.v6i1.71