EFFECTS OF GIVING AUDIOVISUAL HEALTH EDUCATION ABOUT ADOLESCENT REPRODUCTION TO THE KNOWLEDGE OF PREMARITAL SEXUAL BEHAVIOR

PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN AUDIOVISUAL TENTANG REPRODUKSI REMAJA TERHADAP PENGETAHUAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH

  • Gusti Ayu Indah Puspa Ranni Mahasiswa
  • R. Tri Rahyuning Lestari Stikes Wira Medika Bali
  • Niken Ayu Merna Eka Sari STIKes Wira Medika Bali
Keywords: Audiovisual Health Education, Teenagers, Knowledge of Sexual Behavior

Abstract

Adolescents are individuals who show the secondary sexual signs until they reach sexual maturity. Maturity of sexual organs and hormonal changes cause the emergence of sexual urges in adolescents in sexual behavior. This study aims to determine the effect of providing health education to the level of knowledge on premarital sexual behavior. This type of research is an experimental quasi-experimental design with a non-equivalent control group design approach. Non-equivalent control group design approach. The number of samples in this study were 94 respondents with stratified random sampling technique. The results showed that 47 (100%) in the treatment group were in the good category while in the control group were 2 (4.0%) in the poor category, 32 (68.0%) in the adequate category and 13 (28.0%) in the good category. Based on the Wilcoxon Signed Rank Test statistical test it is known that p = 0,000 so that p <α nikai α = 0.05, then H0 is rejected, meaning there is an influence of health education. Adolescents are expected to increase their knowledge and understanding of health education, so that they can prevent premarital sexual behavior.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ana, F. (2019). Pemberian Pendidikan Seks Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Dalam Mencegah Perilaku Seks Di Luar Nikah Di Smk Negeri 1 Sewon. Universitas’ Aisyiyah Yogyakarta.

Aryani, R. (2010). Kesehatan Remaja : Problem dan Solusinya. Salemba Medika.

Astuti, T. F. A. W., & Purwati, Y. (2015). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Melalui Media Audio Visual terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap tentang Kehamilan Remaja di Luar Nikah di SMK. STIKES’Aisyiyah Yogyakarta.

Benita, N. R., Dewantiningrum, J., & Maharani, N. (2012). Pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja siswa SMP Kristen Gergaji. Fakultas Kedokteran.

Depkes. (2004). Kesehatan Reproduksi. Bina Kesehatan Masyarakat.

Dermawan, S. (2009). Proses Pembelajaran Dalam Pendidikan Keperawatan. Tim.

Febliza, & Afdal. (2015). Statistika Dasar Penelitian Pendidikan. Adefa Grafika.

Handayani, L., & Putri, H. A. (2017). Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Video terhadap Tingkat Pengetahuan tentang Pencegahan HIV/AIDS di SMA Negeri 1 Parigi Kabupaten Pangandaran. Universitas’ Aisyiyah Yogyakarta.

Katharina, T., & Yuliana, Y. (2017). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi melalui Audio Visual dengan Hasil Pengetahuan Setelah Penyuluhan pada Remaja SMA Negeri 2 Pontianak Tahun 2017. Jurnal Kebidanan, 8(1).

Kemenkes RI. (2014). Profil Kesehatan Indonesia. Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2015). InfoDatin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja. Kementerian Kesehatan RI.

Mihora, D. P. E. (2018). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi terhadap Pengetahuan dan Sikap Seks Pranikah Pada Siswa Kelas X SMAN 1 Wawatobi Tahun 2018. Politeknik Kesehatan Kendari.

Notoatmodjo. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo. (2013). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Nurjanah, Y. D. (2013). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Kecenderungan Perilaku Seksual Remaja. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Prawirohardjo, S. (2013). Hipertensi dalam kehamilan dalam: Ilmu Kebidanan (4th ed.). Bina Pustaka.

Purwono, J., Yutmini, S., & Anitah, S. (2014). Penggunaan media audio-visual pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Pacitan. Jurnal Teknologi Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(2), 127–144.

Putriani, N. (2010). Faktor-faktor yang memepengaruhi pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di SMA Negeri 1 Mojogedang. Universitas Diponegoro.

Survey Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia (SKRRI). (n.d.). Kesehatan Remaja di Indonesia. 2012. Retrieved August 10, 2019, from http://www.idai.or.id

Udu, W. S. A., & Wiradirani, P. Y. W. (2015). Pengaruh Intervensi Penyuluhan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi. Medula, 1(2).

Wawan, A., & Dewi, M. (2012). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. In Syafni. https://doi.org/doi: 10.1023/B:HYDR.0000008590.37567.fa

WHO. (2016). WHO Releases New Fact Sheets on Adolescent Contraceptive Use. Sexual and Reproductive Health. World Health Organization.

Widiyanto, B., & Sari, A. M. (2013). Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja terhadap Pengetahuan tentang Perilaku Seksual. Jurnal Keperawatan Komunitas, 1(2).

Widyastuti, A. R. (2009). Peran Hukum dalam Memberikan Perlindungan terhadap Perempuan dari Tindak Kekerasan di Era Globalisasi. Mimbar Hukum-Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 21(2), 395–408.

Yuniarti, D. (2007). Pengaruh Pendidikan Seks Terhadap Sikap Mengenai Seks Pranikah Pada Remaja. Universitas Gunadarma.

Published
2020-07-27
How to Cite
Ranni, G. A., Lestari, R. T. R., & Sari, N. A. M. E. (2020). EFFECTS OF GIVING AUDIOVISUAL HEALTH EDUCATION ABOUT ADOLESCENT REPRODUCTION TO THE KNOWLEDGE OF PREMARITAL SEXUAL BEHAVIOR. Bali Medika Jurnal, 7(1), 46-60. https://doi.org/10.36376/bmj.v7i1.107