THE RELATIONSHIP OF FAMILY BURDEN WITH THE STOCKS SCHIZOPHRENIC PATIENT OF UPTD PUSKESMAS II WORKING AREA EAST DENPASAR

HUBUNGAN BEBAN KELUARGA DENGAN NIAT PEMASUNGAN PASIEN SKIZOFRENIA WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS II DENPASAR TIMUR

  • Ni Putu Riski Damayanti Mahasiswa
  • Ni Luh Putu Thrisna Dewi
  • Desak Made Ari Dwi Jayanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Medika Bali
Keywords: Keywords: family encumbrance, stocks, schizophrenia

Abstract

Family as the first supporting system is often run into the heavy encumbrance in giving treatment when the patient is at home if the family is burdened because of that, it might be the family can’t treat the patient well, so they make a decision to do stocks. It is a violation of human rights because it is undergone by the disabilities people that make them can’t access the service which is able to alleviate their disability levels. The aim of the research is to analyze the relation of family encumbrance with the stocks to the patient of schizophrenia at the working area of UPTD Puskesmas II, East Denpasar.  This research applies correctional descriptive design with a cross-sectional approach, with purposive sampling technique. 95 people from the schizophrenic patient’s family members are the sample of this research. Collecting the data utilizes the questionnaire of family encumbrance and KKPD. The result shows that the family burden because of treating schizophrenia patient is in the high category, it is 46 people (48.4%). The family's desire to do stocks toward the schizophrenic patient is in the high category, it is 42 people (44.2%). The result of Rank Spearman test is gained that p-value = 0.000 < 0.05, this result shows that there is a meaningful relationship of the family burden with stocks on the schizophrenic patient at the working area of Puskesmas II, East Denpasar. It is recommended to Puskesmas II, East Denpasar to increase the frequency of counseling activity to the patient’s family members, which have a high eagerness to do the stocks in order to prevent that behavior is really done.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Daulima, N. H. C. (2014). Proses Pengambilan Keputusan Tindakan Pasung oleh Keluarga terhadap Klien Gangguan Jiwa. Universitas Indonesia.

Dinkes Denpasar. (2018). Profil Kesehatan Kota Denpasar 2018.

Halida, N. (2015). Pengalaman Keluarga dalam Pemenuhan Kebutuhan Perawatan Diri pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan Pasung di Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Universitas Jember.

Idaiani, & Raflizar. (2015). Faktor yang Paling Dominan terhadap Pemasungan Orang dengan Gangguan Jiwa di Indonesia. Badan Litbang Kesehatan Kemenkes RI.

Jayanti, & Dharmawan. (2018). Hubungan Stigma Keluarga D dengan Pemasungan Pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia, 6(2), 97–104.

Kemenkes RI. (2018a). Menuju Indonesia Bebas Pasung. Jakarta: Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jendral Kementerian Kesehatan RI. http://www.depkes.go.id/index.php/berita/press-release/1242-menuju-indonesia

Kemenkes RI. (2018b). Riset Kesehatan Dasar. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Lestari. (2014). Kecenderungan atau Sikap Keluarga Penderita Gangguan Jiwa terhadap Tindakan Pasung (Studi Kasus di RSJ Gondho Hutomo Semarang). Jurnal Keperawatan Jiwa, 2(1), 14–23.

Lestari, W., & Wardhani, Y. F. (2014). Stigma dan Penanganan Penderita Ganguan Jiwa Berat yang Dipasung. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 17(2), 157–166.

Minas, & Diatri. (2015). Pasung: Physical Restraint and Confinement of The Mentally III in the Community. http://creativecommons.org

Nuraenah. (2015). Hubungan Dukungan Keluarga dan Beban Keluarga dalam Merawat Anggota dengan Riwayat Perilaku Kekerasan di RS Jiwa Islam Klender Jakarta Timur. Universitas Indonesia.

Ripangga. (2018). Hubungan Beban Keluarga dengan Sikap Keluarga dalam Merawat Pasien Skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam Samarinda. Universitas Muhammadiyah.

Rohmadoni, & Mundzakir. (2014). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Keluarga Melakukan Pemasungan pada Anggota Keluarga dengan Gangguan Jiwa di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya. The SUN, 2(3).

Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. (2018). Data Pasien Rawat Jalan dan Rawat Inap.

Sinaga. (2015). Budaya Pasung dan Dampak Yurudis Sosiologis (Studi Tentang Upaya Pelepasan Pasung dan Pencegahan Tindakan Pemasungan di Kabbupaten Wonogiri). IJMS: Indonesia Journal on Medical Science, 1(2).

Suryaningrum. (2013). Hubungan antara Beban Keluarga dengan Kemampuan Keluarga Merawat Pasien Perilaku Kekerasan di Poliklinik Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Bogor. Jurnal Keperawatan Jiwa, 1(2), 148–155.

Suryenti. (2017). Dukungan dan Beban Keluarga dengan Kemampuan Kekerasan di Klinik Jiwa Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jambi Tahun 2017 Family Support and Burden Relationship with Family Ability Caring for Patients at Risk of Violence Behavior at Mental Clinic of Mental Hospita. Jurnal Psikologi, 2(2), 39–46.

Syarniah. (2014). Studi Deskritif Persepsi Masyarakat tentang Pasung pada Klien Gangguan Jiwa Berdasarkan Karakteristik Demografi di Desa Sungai Arpat Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar. Jurnal Skala Kesehatan, 5(2).

WHO. (2018). Schizophrenia: Media Centre. World Health Organization. http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs397/en/

Zainuddin. (2016). Pendekatan Holistik pada Gangguan Jiwa Skizofrenia. Balai Penerbit FKUI.

Published
2020-07-27
How to Cite
Damayanti, N. P., Dewi, N. L. P. T., & Jayanti, D. M. A. D. (2020). THE RELATIONSHIP OF FAMILY BURDEN WITH THE STOCKS SCHIZOPHRENIC PATIENT OF UPTD PUSKESMAS II WORKING AREA EAST DENPASAR. Bali Medika Jurnal, 7(1), 1-10. https://doi.org/10.36376/bmj.v7i1.91